Sistem Informasi

Sistem adalah kumpulan elemen yang berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang (Davis, 1999).

Jumat, 18 Januari 2013

Konsep Sistem Informasi: Sistem Informasi Berbasis Komputer Part 1

Untuk materi yang ini akan dibagi menjadi 2 part. File .doc yang dapat di unduh saya simpan di part kedua, jadi selamat membaca, semoga ilmunya bermanfaat :)


Daftar Materi 

Pengantar 

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi 

Sejarah Perkembangan Hardware 

Sejarah Perkembangan Software 

Hubungan Sistem dan Teknologi Informasi 

Konsep Sistem Informasi Berbasis Komputer 

Sistem Informasi Manajemen 

Komponen Sistem Informasi Manajemen 

Sistem Informasi Manajemen bagi Organisasi 



Pengantar 

Di tengah lajunya kemajuan industri yang berbasis teknologi informasi, informasi yang cepat dan akurat semakin menjadi kebutuhan pokok para decission maker. Informasi merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh setiap manajemen untuk melakukan pengambilan keputusan. Sedangkan suatu sistem informasi bertujuan untuk memasok segala kebutuhan informasi bagi mereka yang membutuhkannya. Sistem informasi yang tepat akan membantu kebijakan level manajerial dalam hal program-program dan rencana-rencana operasional serta sasaran yang akan dicapai oleh organisasi atau perusahaan. 

Sistem Informasi dalam perusahaan yang dikenal dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM) terbagi menjadi beberapa Sistem Informasi yang membentuk satu kesatuan sistem informasi yang dibutuhkan dan menghasilkan informasi bagi manajemen. Pada Sistem Informasi Manajemen yang cukup lengkap, biasanya terdiri dari beberapa sistem informasi yang lebih spesifik cakupannya seperti : 

a. Sistem Informasi Pengendalian Inventori (Inventory Control Information System). 
      Sistem informasi ini biasa juga disebut dengan sistem informasi logistik yang dipakai untuk mendukung   
      dalam menyediakan informasi tentang persediaan barang. 

b. Sistem Informasi Produksi (Manufacture Information System
      Sistem informasi ini memback-up pengolahan data sistem kerja produksi. 

c. Sistem Informasi Keuangan (Finance Information System). 
      Sistem informasi ini dipakai untuk mendukung penyediaan informasi tentang kegiatan laporan-laporan 
      keuangan sebagai hasil dari pemrosesan data-data transaksi keuangan yang terjadi. 

d. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (Human Resources Information System
      Sistem Informasi ini kita kenal dengan sistem informasi personalia atau kepegawaian yang mengolah data    
      - data kepegawaian terutama menyangkut masalah pendataan karyawan sampai ke penggajian. 

e. Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Infomration System). 
      Sistem informasi ini digunakan oleh organisasi dalam mendukung sistem kerja pemasaran, yang 
      memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penjualan barang, 
      penelitian pasar dan lain-lain. 


Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi 

Sejarah mencatat, seiring perkembangan bahasa lisan manusia juga mulai mengembangkan tulisan untuk membantu berkomunikasi antar sesamanya secara lisan melalui simbol-simbol. Diawali dengan penggunaan peralatan sederhana seperti batu sebagai alat tulis pada media dinding-dinding gua. Sejalan dengan perkembangan peradapan manusia, mulailah dipergunakan sistem penulisan dengan media lempengen tanah liat, kulit binatang, kulit kayu dan pada akhirnya menggunakan media kertas. 

Selanjutnya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), pada abad ke-19 mulai ditemukan mesin ketik manual sebagai teknologi penulisan dengan sistem pendokumentasian yang lebih baik. Dan hal ini tidak berhenti samapai di sini, manusia mulai mengembangkan teknologi perhitungan mekanik berupa mesin-mesin hitung sederhana yang mampu membantu sistem perhitungan sederhana dengan menjalankan prosedur sistematis dengan sebuah mesin. Sampai diketemukannya mesin komputer pertama kali di tahun 40-an. Sejak itu, dapat dilihat bahwa untuk menuliskan suatu dokumen, orang cenderung sudah meninggalkan mesin ketik atau mesin hitung manual dan mulai digantikan perannya oleh mesin komputer. 





Sejarah Perkembangan Perangkat Keras 

Hampir seluruh aspek kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari teknologi, khususnya teknologi perangkat keras komputer. Kasir di suatu pertokoan besar (supermarket) sudah menggunakan peralatan otomatis berupa komputer yang didisain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD) yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Belum lagi perkembangan teknologi komputer di bidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk membantu diagnosa penyakit dan proses penyembuahnnya. Dan masih banyak lagi bidang-bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan peralatan komputer. 

Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). 

Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun, pada intinya dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis. 

Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau electronic data processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. 

Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tiga hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya. Berdasarkan data yang diolah, komputer dibagi menjadi : 

a. Komputer Analog 
b. Komputer Digital 
c. Komputer Hybrid 

Berdasarkan penggunannya, komputer diklasifikasikan menjadi : 
a. Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer) 
b. Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer) 

Berdasarkan kapasitas dan ukurannya, komputer diklasifikasikan menjadi : 
a. Komputer Mikro (Micro Computer) 
b. Komputer Mini (Mini Computer) 
c. Komputer Kecil (Small Computer) 
d. Komputer Menengah (Medium Computer) 
e. Komputer Besar (Large Computer) 
f. Komputer Super (Super Computer) 

Berdasarkan generasinya, komputer diklasifikasikan menjadi : 
a. Komputer Generasi Pertama (1946-1959) 
b. Komputer Generasi Kedua (1959-1964) 
c. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970) 
d. Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang) 
e. Komputer Generasi Kelima 

Kamis, 10 Januari 2013

Reposisi Jurusan Sistem Informasi


Sistem adalah kumpulan elemen yang berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang 
(Davis, 1999). 

Sumber artikel dari http://semacam-catatan.blogspot.com

Ada banyak pendapat tentang jurusan Sistem Informasi. Dari beberapa informasi yang saya peroleh setelah masuk ke bebrapa forum dan salah satunya id.answers.yahoo.com, pendapat korespondensi disana cukup variatif ada yang berpendapat bahwa jurusan Sistem Informasi adalah cabang jurusan dari dari teknik elektro/matematika yang lebih banyak mempelajari masalah software komputer, yang nantinya akan banyak belajar belajar matematika, instrumentasi dan bahasa bahasa pemrograman. 

Ada juga yang berpendapat dalam sistem informasi akan banyak mempelajari logika pemrograman, basis data, dan rekayasa software. Bidang keahlian setelah lulus adalah informatika teori, basis data, grafic dan intelegence, app (application) software.[1] Jika kita amati basis dasar yang dipelajari orang-orang sistem informasi tentunya kita akan mudah membedakan antara jurusan teknik informatika dan jurusan sistem informasi. 

Lebih jelasnya, information systems atau yang lebih dikenal dengan sistem informasi adalah jurusan yang mempelajari tentang bagaimana membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada saat ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan menerapkan IT dalam bisnis.

Sementara Computer Science (Teknik Informatika) adalah jurusan yang mempelajari tentang bagaimana mengembangkan computer vision, robotica, intelligence system, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer di masa yang akan datang.

Pada intinya sistem informasi itu tidak lepas dari input-proses-output, data yang diproses oleh sistem sehingga menghasilkan suatu output (informasi) yang dapat menggambarkan kejadian nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sumber dari informasi tersebut adalah data yang dapat berbentuk huruf, simbol, alfabet dan lain sebagainya. 

Apresiasi Masyarakat 
Minat masyarakat terhadap jurusan sistem informasi tiap tahun semakin meningkat. Minat masyarakat ini ternyata direspon positif oleh pihak stakeholder universitas-universitas di negeri ini dengan membuka jurusan sistem informasi di universitasnya. Masyarakat sudah mulai menyadari bahwa abad ini adalah era informasi, dimana berbagai aspek perpenting dalam kehidupan ini sangat bergantung terhadap keberadaan teknologi infomasi. 

Masyarakat Indonesia terus berbanah diri untuk menuju masyarakat digital, masyarakat kita juga sudah mulai update secara berkala informas-informasi global yang lagi hangat-hangatnya di suatu negara, lebih-lebih negara maju seperti Amerika, Jepang dan semacamnya. 

Maka tak heran jika perkembangan sistem informasi pun dari tahun ke tahun berkembang semakin cepat seiring dengan perkembangan teknologi juga tentunya. Perkembangan sistem informasi sudah mulai diaplikasikan dalam bentuk nyata oleh masyarak Indonesia seperti memanfaatkannya untuk bisnis. 

Selain itu, dalam sistem informasi tidak hanya diajarkan tentang dunia teknologi informasi saja, tetapi juga bagaimana memanfaatkan teknologi informasi tersebut ke dalam dunia bisnis. Jurusan sistem informasi adalah jurusan yang diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang dapat menganalisa kebutuhan dan proses bisnis serta dapat mendesain sistem berdasarkan kebutuhan organisasi.

Perkembangan pesat sistem informasi merupakan bagian kecil yang membuat masyarakat Indonesia mengapresiasi keberadaan jurusan sistem informasi ini. Hal-hal semacam ini sebenarnya sudah menjadi hukum alam bagi orang-orang/negara yang mau berusaha memperbaikinya dan hal itu berbanding lurus dengan keberadaan Indonesia yang merupakan salah satu bagian penting dari masyarakat informasi global. 

Perestasi-prestasi Indonesia dibidang ilmu pengetahun belakangan ini merupakan tonggak utama respon positif masyarakat kita terhadap jurusan sistem informasi. Dalam bidang ilmu pengetahun Indonesia selalu berbenah diri untuk terus bisa bersejajar dengan negara-negara maju lainnya. 

Masyarkat Indonesia sudah mulai merasakan kemajuan-kemajuan dibidang teknologi informasi telah meningkatkan efisiensi ekonomi masyakat dan pemerintahan Indonesia, menghilangkan isolasi, mengantarkan Indonesia ke panggung dunia dan mampu bersaing secara global. Indonesia tak lagi dipandang sebelah mata oleh dunia dalam percaturan teknologi informasi secara global. 

Prospek Kerja 
Sistem informasi jurusan baru yang masih berkembang banyak mengundang tanya, lebih prospek kerja setelah lulus kuliah. Ada juga sebagian mahasiswa yang terjebak setelah masuk duduk di bangku kuliah, karena ternyata jurusan sistem informasi itu tidak seperti yang terpikirkan sebelum memutuskan memilih jurusan sistem informasi. 

Kasusu-kasus semacam ini biasanya sebagian besar melanda pelajar yang asal pilih jurusan tanpa mendalami dahulu jurusan tersebut sebelum benar-benar memilihnya. Kasus seperti ini banya terjadi saat tes SNMPTN, sebagian besar para pelajar yang melanjutkan di jurusan sistem informasi awalnya hanya sekedar pilih jurusan tersebut tanpa tahu tentang sistem informasi itu sendiri. 

Ada juga yang menempatkan jurusan sistem informasi sebagai pilihan kedua saat seleksi SNMPTN. Karena lulus di pilihan kedua maka terpaksa harus menempuh kuliah di jurusan sistem informasi yang tidak tahu sebelumnya seperti apa bentuk dan konsep pendidikan dalam jurusan sistem informasi tersebut. 

Tapi mahasiswa yang sudah terlajur maupun yang benar-benar niat masuk sistem informasi jangan khawatir kalu masalah prospek kerja setelah kalian lulus kelak. Jurusan Sistem informasi memiliki prospek yang lebih cerah dibandingkan dengan jurusan-jurusan komputer lainya. Kini hampir setiap perusahan-perusahan membutuhakan suatu sistem informasi untuk mengatur kegiatan bisnis mereka agar dapat bersaing di pangsa bisnis global. Untuk lebih pahamnya kita dapat analogikan sistem informasi dengan jurusan-jurusan komputer lainnya sebagai sebuah komponen teknologi komputer.

Tidak seperti tekinik informatika dan jurusan-jurusan komputer lainnya ibarat sebuah hardware, software, data, dan jaringan. Maka sistem informasi adalah brainwarenya, sistem infomasi merupakan pengendali dari semua komponen-komponen tersebut yang membentuk suatu sistem dimana berfungsi untuk memasukan, menyimpan, mengelola, dan menyampaikan informasi untuk menghasilkan suatu pendukung keputusan.

Jadi, Sistem Informasi menghasilkan manajer–manajer di bidang Teknologi Informasi (TI/IT) yang bertugas untuk mengkoordinasikan suatu sistem di perusahan. Namun, tidak hanya sekedar mencetak manajer–manajer perusahaan, sistem informasi sangatlah luas dalam bursa persaingan kerja di bidang teknologi–teknologi komputer lainnya. 

Sediki tambahan, prospek kerja yang paling dominan di jurusan sistem informasi ini berada di dunia pemrograman dan dunia bisnis-manajemen sekaligus. Para sarjana sistem informasi akan banyak bergelut dengan perusahaan-perusahaan besar berskala nasional bahkan internasionl. Apalagi saat ini lowongan untuk untuk programmer begitu lebar dengan kompetitor yang lumayan sedikit. 

Belum lagi lowongan di bidang manajemen dan bisnis dan kebutuhan Sistem Analis di perusahaan-perusahaan besar. Sarjana sistem informasi mempunyai jaringan luas mengingat kebutuhan kebutuhan Indonesia dan negara lain untuk sarjana sistem informasi masih sangat tinggi dan akan terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. 

Akhir kata, buat teman-teman di sistem informasi maupun yang hendak melanjutkan pendidikan tingginya dibidang komputer, jangan ragu untuk bergabung di keluarga besar sistem informasi. Jadikan diri anda salah satu dari orang-orang yang menggerakkan Indonesia untuk lebih maju di bidang teknologi informasi, sehingga mampu bersaing dengan negara-negara maju yang telah lama meninggalkan kita. Semoga...!!!

Konsep Sistem Informasi: Konsep Dasar Sistem

Konsep Dasar Sistem ini merupakan BAB ke-II lanjutan dari BAB sebelumnya tentang Konsep Data dan Informasi. Kembali saya harapkan semoga posting ini bermanfaat dan untuk lengkapnya silahkan disimak. NP: Saya sudah menyediakan file .doc untuk didownload tentang konten yang lebih lengkap :)

Konsep Dasar Sistem

Konsep Dasar Sistem 
1. Definisi Sistem 
2. Karakteristik Sistem 
3. Model Umum Sistem 
4. Klasifikasi Sistem 

Organisasi sebagai Suatu Sistem 

Konsep Dasar Sistem Pengolahan Data 
1. Sistem Pengolahan Data oleh Manusia 
2. Sistem Pengolahan Data oleh Komputer 
3. Sistem Pengolahan Data dalam Organisasi 

Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan : Bagaimana menerapkan pendekatan berpikir sistematis? 
1. Masalah 
2. Keputusan 
3. Pembuatan Keputusan 
4. Sistem Pembuatan Keputusan 


Minggu, 06 Januari 2013

Konsep Sistem Informasi: Konsep Dasar Data dan Informasi

Baiklah teman-teman sesuai deskripsi Blog saya berkomitmen untuk membagi ilmu-ilmu yang saya dapat dari perkuliahan khususnya di bidan Sistem Informasi. Kali ini masuk pada Mata Kuliah Konsep Dasar Sistem Informasi. Dimana didalamnya terdapat 9 BAB bahasan, yang akan saya posting secara berkala. Dalam Posting ini saya hanya mencantumkan deskripsi dan poin-poin penting saja, jika teman-teman berkenan silahkan download filde .doc – nya dengan dari link yang sudah saya sediakan J 



Konsep Dasar Data dan Informasi


Pokok Pembahasan :


Definisi Data 

Definisi Informasi 

Model Data 

Organisasi Data 

Pengolahan Data 

Siklus Pengolahan Data 

Penyimpanan Data 

Kualitas Data dan Informasi 




Pengertian Data


Data secara etimologi merupakan bentuk jamak dari datum yang dalam bahasa latin berarti pernyataan atau nilai dari suatu kenyataan. Pernyataaan atau nilai ini berasal dari proses pengukuran atau pengamatan atas suatu variabel dan dipresentasikan dalam bentuk tunggal atau jamak dari angka (numeric), karakter (text), gambar (image) atau suara (sound). 

Secara umum, data dapat didefinisikan sebagai nilai (value) yang merepresentasikan deskripsi dari suatu obyek atau peristiwa. (Irmansyah:2003). Data dibentuk dari data mentah (raw data) yang berupa angka, karakter, gambar, atau bentuk lainnya. Perspektif awal terhadap data menyatakan bahwa data merupakan bahan baku sistem informasi untuk menghasilkan produk informasi. 




Pengertian Informasi


Secara umum sampai saat ini kita belum bisa menggunakan istilah informasi dengan tepat, informasi sering disalah artikan dengan data mentah, data tersusun, dan kapasitas saluran komunikasi. Informasi digunakan dalam segala bidang dan memegang peranan yang penting dalam segala aspek kehidupan. Informasi diperlukan untuk membantu pengambilan keputusan dengan cepat dan akurat sehingga pada akhirnya dapat menunjang pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif dan efisien. Secara makro, peranan informasi Hubungannya dengan adanya kemajuan teknologi yang pesat dewasa ini, masalah yang dihadapi pun semakin besar dan bervariasi serta harus ditangani dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, proses pengambilan keputusan juga semakin rumit, sehingga diperlukan dukungan informasi yang berkualitas untuk mengambil keputusan dalam melakukan pemecahan masalah 

Informasi dan data sebenarnya berbeda, tetapi walaupun demikian keduanya berkaitan erat dengan waktu. Data adalah merupakan kumpulan dari simbol-simbol yang teratur yang menyatakan jumlah aktivitas, benda dan sebagainya. Sedangkan definisi Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau kemudian. Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat diketahui bahwa informasi merupakan keluaran dari proses transformasi dimana data adalah masukannya. 




Model Data


1. Model Logika Data (Logical Data Model) 

2. Model Phisik Data (Phisik Data Model) 




Organisasi Data

Organisasi Data Secara Tradisional

1. Basis Data (Database) 

2. File (Entity) 

3. Baris (Record) 

4. Field 

5. Character (Byte) 

6. Bilangan Binary (Binary Alphabet –    Bit) 




Pengolahan Data


Definisi pengolahan data adalah proses tranformasi dari fakta-fakta mentah, terpisah, dan fakta-fakta yang belum dievaluasi menjadi informasi yang terintegrasi dan menyeluruh. Data adalah masukan dari suatu model pengolahan data yang menghasilkan keluaran berupa informasi. Pengolahan data merupakan sebuah proses yang terdiri dari aktifitas masukan (input), aktifitas proses (process) dan aktifitas keluaran (output). Dengan kata lain proses pengolahan data umumnya terdiri dari tiga tahap aktifitas yakni: 

1. Input, memasukan data yang akan diproses 

2. Proses, melakukan proses untuk mengubah input menjadi output. 

3. Output, menghasilkan hasil pengolahan data berupa informasi. 
Model Umum Pemrosesan Data

Jumat, 04 Januari 2013

Sistem Informasi. Apa itu?

Well, saya pastikan kemungkinan yang membaca ini teman-teman yang sedang bingung memilih jurusan yang berbau IT, atau mungkin teman-teman yang sudah bergabung di Sistem Informasi dan ingin cari tahu lebih lanjut tentang pilihannya. berikut saya berikan penjelasan mengenai Sistem Informasi.

Menurut pembahasan Formal Sistem Informasi...saya ambil dari Wikipedia..

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.

Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.

Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. 


Ini bahasan Non Formalnya...

Mengacu pada pengertian ini..

Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan. Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.

Jadi dalam Sistem Informasi itu kita akan diajarkan bagaimana sikap/cara kita menggunakan IT dalam memecahkan permasalahan bisnis. Dalam pembelajarannya nanti akan membahas tentang apapun yang berhubungan dengan IT, namun tidak terlalu dalam karena tujuannya hanya mengambil konsep kerja seorang IT saja. Dari pengetahuan IT tersebut kita diajarkan untuk menggunakannya dalam menghadapi tantangan bisnis. Karena dewasa ini, bisnis yang bisa maju dan bertahan adalah bisnis yang operasionalnya terintegrasi dengan IT.

Dalam dunia kerja nanti seorang lulusan Sistem Informasi bisa bekerja dalam semua bidang bisnis (universal) bisa menjadi pekerja IT, pekerja bisnis (kantoran) atau konsultan IT. Namun pada umumnya lulusan Sistem Informasi lebih diarahkan untuk menjadi seorang konsultan (kita menyebutnya dengan System Analyst) dimana tugasnya adalah sebagai penghubung/penerjemah atas sebuah kebutuhan/permasalahan bisnis global agar dapat di selesaikan dengan pengetahuan ITnya yang biasanya dibantu juga oleh seorang lulusan TI (Teknik Informatika).